Sop Pelaksanaan Pembelajaran tatap Muka Terbatas

SOP Protokol Kesehatan
Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar

  1. Sekolah memastikan keadaan lingkungan sekolah dalam keadaan bersih dan
    sehat,.
  2. Sekolah menyiapkan titik tempat penurunan dan penjemputan peserta didik
    dengan memaksimalkan tidak terjadi penumpukan siswa
  3. Sekolah menyediakan sanitasi tempat cuci tangan dengan air mengalir
    beserta sabun tangan (hand soap) di depan ruang kelas dan kantor
  4. Sekolah menyiapkan alat pengukur suhu tubuh;
  5. Sekolah menyiapkan cadangan masker, jika terdapat peserta didik atau
    pendidik tidak membawa masker/masker rusak;
  6. Sekolah mengatur tempat duduk siswa di setiap kelas dengan jarak minimal
    1,5 m.
  7. Sekolah menjaga kebersihan gagang pintu, dan semua peralatan dan
    perlengkapan serta termasuk Iingkungan sekolah yang digunakan, dengan
    disinfektan setiap hari,;
  8. Sekolah Tidak membuka kantin sekolah, dan menganjurkan peserta didik
    untuk membawa makanan dari rumah
  9. Sekolah menyiapkan dukungan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan
    petugasnya yang memadai.
  10. Sekolah meniadakan kegiatan upacara bendera, olahraga, dan
    ekstrakurikuler sementara waktu.
  11. Sekolah menyiapkan tempat khusus untuk menampung barang dari luar
  12. Sekolah menutup tempat berkumpul atau bermain

SOP Protokol Kesehatan bagi Orang Tua Siswa
Pada Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar
Sekolah Tangguh dan Kuat.

  1. Orangtua memastikan siswa sebelum berangkat kesekolah, dalam keadaan
    sehat, memakai seragam bersih, sudah sarapan dan membawa bekal makan
    minum dari rumah.
  2. Orangtua memastikan Siswa berangkat kesekolah sudah bermasker,
    membawa tissue, handsanitizer pribadi dan menggunakan face shield
  3. Orangtua mengantar Siswa kesekolah berhenti pada titik penurunan yang
    ditentukan sekolah
  4. Orangtua siswa tidak berkumpul atau bergerombol saat mengantar maupun
    menjemput di titik penurunan/penjemputan
  5. Orangtua menjemput siswa tepat waktu untuk menghindari penumpukan
    siswa di titik penjemputan
  6. Untuk orangtua yang terpaksa harus masuk kelingkungan sekolah atau ada
    urusan dengan pihak sekolah wajib memakai masker, di cek suhu dengan
    termogun. Wajib mencuci tangan, dan segera meninggalkan sekolah apabila
    urusan sudah selesai.
  7. Orangtua mengingatkan putra-putrinya untuk segera berganti pakaian dan
    mandi sesampai di rumah

SOP Protokol Kesehatan bagi Siswa
Pada Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar

  1. Sebelum siswa berangkat kesekolah dipastikan dalam keadaan sehat,
    memakai seragam bersih, sudah sarapan dan membawa bekal makan minum
    dari rumah.
  2. Siswa berangkat kewajib bermasker, membawa tissue, dan hand sanitizer
    pribadi dan membawa face shield
  3. Siswayang baru datang di sekolah ,wajib mengecekkan suhu badan , mencuci
    tangan memakai sabun dan langsung menuju kelas masing-masing,
  4. Siswa menjaga kebersihan dan kerapian tempat duduk masing-masing
  5. Siswa menempati tempat duduk yang telah ditentukan oleh sekolah
    Selama melakukan kegiatan di sekolah, siswa menerapkan physical
    distancing, (menjaga jarak fisik) minimal 1,5 meter.
    Siswa membawa alat belajar sendiri dan dilarang pinjam-meminjam dengan
    siapapun
  6. Apabila siswa merasakan gejala demam/batuk/ pilek/sakit tenggorokan/sesak
    napas, segera lapor guru terdekat untuk mendapatkan tindak lanjut.
  7. Siswa tidak diperkenankan berbagi makanan, minuman, termasuk
    peralatannya
  8. Siswa harus menghindari kontak fisik langsung (bersalaman, cium tangan,
    dengan siapapun).
  9. Setelah selesai KBM siswa wajib langsung pulang tanpa harus berkerumun
    di dalam atau di luar sekolah

SOP Protokol Kesehatan bagi Pendidik dan Tenaga
Kependidikan Pada Pelaksanaan Kegiatan Belajar
Tatap Muka

  1. Sebelum pendidik dan tenaga kependidikan berangkat ke sekolah dipastikan
    dalam keadaan sehat, memakai seragam bersih, sudah mengkonsumsi
    makanan bergizi.
  2. Pendidik dan tenaga kependidikan berangkat kesekolah wajib bermasker,
    membawa tissue, hand sanitizer pribadi dan face shield
  3. Pendidik dan tenaga kependidikan yang baru datang di sekolah, wajib
    mengecekkan suhu badan, dan mencuci tangan memakai sabun
  4. Pendidik dan tenaga kependidikan menjaga kebersihan dan kerapian tempat
    duduk serta perlengkapan masing-masing
  5. Selama kegiatan di disekolah, pendidik dan tenaga kependidikan wajib
    bermasker menjaga jarak fisik (physical distancing) dan wajib menggunakan
    face shield saat melaksanakan pembelajaran
  6. Pendidik dan tenaga kependidikan datang dan pulang tepat waktu sesuai
    ketentuan 5 hari kerja
  7. Pendidik dan tenaga kependidikan setiap selesai melaksanakan kegiatan
    wajib mencuci tangan memakai sabun menggunakan air mengalir di tempat
    yang disediakan.
  8. Apabila Pendidik dan tenaga kependidikan merasakan gejala demam /batuk /
    pilek/sakit tenggorokan/sesak napas, wajib melapor dan ijin ke kepala
    sekolah, dan disarankan memeriksakan diri kesarana kesehatan atau pulang;
  9. Pendidik dan tenaga kependidikan harus menghindari kontak fisik langsung
    (bersalaman, dan sebagainya
  10. Guru wajib mengingatkan pentingnya menerapkan protocol kesehatan
    kepada siswa yang diajar.

SOP Protokol KesehatanSekolah
Pada Pelaksanaan Kegiatan Belajar Tatap Muka
Mengajar


Sebelum berangkat ke sekolah, Peserta Didik dipastikan dalam keadaan sehat, memakai
pakaian bersih dan rapi serta membawa bekal makan minum yang sehat dan bergizi dari
rumah.

  1. Orang tua diharapkan mengantar jemput atau menyediakan pengantar/ penjemput.
    Jika siswa naik sepeda diharapkan berangkat lebih awal/ pagi.
  2. Pengantar/ penjemput berhenti hanya sampai di luar pintu gerbang sekolah.
  3. Peserta Didik, Guru, Karyawan dan Tamu wajib:
  4. Melakukan cuci tangan menggunakan air bersih dan sabun di tempat yang
    sudah disediakan
  5. Melakukan pengukuran suhu tubuh dengan menggunakan Thermogun oleh
    petugas.
  6. Menggunakan masker, senantiasa menjaga jarak dan apabila terdapat gejalademam/ batuk/ pilek/ sakit tenggorokan/ sesak nafas, suhu badan di atas 370C segera ke Puskesmas dan memeriksakan diri
  7. Menghindari kontak fisik langsung (bersalaman, cium tangan, berpelukan)
  8. Sekolah memastikan keadaan lingkungan sekolah dalam keadaan bersih dan sehat,
    antara lain:
  9. Sekolah menyiapkan titik penurunan dan penjemputan peserta didik denganmemaksimalkan tidak terjadi penumpukan.
  10. Di setiap depan ruang kelas dan kantor terdapat sanitasi, cuci tangan denganair mengalir beserta sabun tangan (hand soap)
  11. Menyiapkan alat pengukur suhu tubuh di sekolah
  12. Menyiapkan cadangan masker, jika terdapat peserta didik dan pendidik
    tidak membawa masker/ masker rusak
  13. Sekolah menjadwalkan secara periodic penyemprotan dengan disinfektan
    untuk lingkungan sekolah
  14. Mengatur tempat duduk siswa di setiap kelas dengan jarak 1,5 m
  15. Menjaga kebersihan gagang pintu, kebersihan keyboard komputer,
    kebersihan kelas, meja dan kursi belajar dengan disinfektan termasuk
    lingkungan sekolah.
  16. Tidak membuka kantin sekolah dan menganjurkan peserta didik untuk
    membawa makanan dari rumah
  17. Meniadakan tempat bermain atau berkumpul
  18. Sekolah menyiapkan dukungan unit kesehatan (UKS)
  19. Sekolah menyiapkan kotak sampah untuk pembuangan masker bekas, tissuedan memusnahkan segera setiap hari
  20. Sekolah membuat jadwal pembelajaran dengan durasi jam belajar paling lama 240 menit setiap hari dengan istirahat.
  21. Siswa yang melkasnaakan PTM 100%
  22. Waktu Belajar senin-Rabu pukul 07.00 – 11.35

Kamis 07.00- 11.10

Jumat 07.00-09.55

  • Setelah selesai KBM siswa wajib pulang tanpa harus berkerumun di dalam dan diluar kelas.
  • Melaksanakan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) diantaranya: menggunakankamar mandi/ toilet, tidak merokok, membuang sampah pada tempatnya
  • Untuk kegiatan upacara bendera, olah raga dan ekstrakurikuler sementara waktu ditiadakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *